Kesenian tradisional Jawa atau teater rakyat Jawa, seni rakyat berupa:
a. Pertunjukan wayang purwa atau wayang kulit purwa
b. Wayang orang
c. Ketoprak
d. Sulap
e. Tayub
f. Ludruk
g. Tarian kuda kepang
Media tradisional tersebut masih cukup ampuh untuk mengenalkan budaya Jawa kepada masyarakat dan salah satu benteng budaya bangsa. Karena dengan terus memelihara dan mengembangkan warisan budaya sendiri, dapat memperkuat kepribadian mempertebal rasa percaya diri yang merupakan kekuatan pembangunan.
a. Pengertian kesenian tradisonal
Kesenian adalah salah satu penyangga kebudayaan dan berkembang menurut kondisi kebudayaan itu. Kesenian tidak pernah berdiri lepas dari masyarakat. Sebagai salah satu bagian penting dari kebudayaan, kesenian merupakan kreativitas dari kebudayaan dan pada dasarnya semua bentuk seni dianggap berasal dari ritual kuna.
Kesenian tradisional, terdiri atas kesenian tradisional keratin maupun tradisional kerakyatan. Dengan istilah agung dantradisi kecil yaitu pola kebudayaan dari komunitas kecil atau masyarakat pertanian.
Seni merupakan pengembangan seni yang berfungsi mengikat solidaritas rakyat, agar mendukung struktur yang memperkuat kelangsungan supermasi dan gaya hidup keratin, seperti dalam wayang purwa, seni karawitan klasik, seni tari.
b. wayang purwa
Dalam bahasa Jawa, WAYANG berarti “ BAYANGAN “ / “ WEWAYANGAN “(SHADOW ).Dan jika ditinjau dari arti filsafatnya “WAYANG”diartikan sebagai Bayangan pencerminan dari sifat-sifat yang ada dalam jiwa manusia.
Wayang tercipta karena adanya pikiran dan imajinasi manusia untuk menggambarkan ROH nenek moyang pada saat itu ( jaman NEOLITHIKUM )di Nusantara ( Indonesia ).Dan dipergunakan untuk upacara-upacara tertentu. Wayang timbul diperkirakan pada tahun 1500 SM, sebelum masuknya ajaran HINDHUISME ke Nusantara.
Sampai pada awal berdirinya kerajaan Demak, wayang banyak mengalami perubahan dalam penyempurnaan pada tahun 1437 M. Dan mengalami penyempurnaan lagi pada awal berdirinya kerajaan Mataram Islam, seperti yang terlihat sampai sekarang. Wayang itu sendiri terkandung beberapa segi aspek seni didalamnya, antara lain:
1.Seni Tari
2.Seni Rupa & Kriya
3.Seni Drama/teater
4.Seni Musik
5.Seni Sastra
6.Seni Suara.
Dari ke 6 segi itu akan nampak jelas pada saat wayang dimainkan dalam suatu pertunjukan.Pada tahun 2003 dan November 2005 , Badan Dunia UNESCO telah menetapkan seni wayang sebagai salah satu dari 90 mahakarya seni dunia.
Wayang tidak hanya dinikmati oleh orang jawa (Indonesia)saja, tapi juga diminati dan digemari oleh orang-orang Asing manca negara. Bahkan dari segi bentuk wayang tradisional ( klasik)-pun ,oleh imajinasi Seniman dikreasi menjadi seni KONTEMPORER,dan tetap pada ciri khas dari Klasik-nya. danmenambah khasanah seni wayang yang adilihung.
0 komentar:
Post a Comment