Tuesday, 16 June 2015

lima falsafah jawa

Lima falsafah jawa yang berguna untuk kita menghadapi perjalanan kehidupankita :

1. Kukilo (Burung)
2. Wanito (Wanita)
3. Curigo (Waspada)
4. Turonggo (Kuda)
5. Wismo (Rumah)

1.Kukilo (Burung)
Kebanyakan orang jawa selalu memelihara binantang peliharaan, dan kebanyakanpula binatang peliharaan yang umum di rawat adalah burung perkutut. Karenasuaranya yang bagus merdu dan menentramkan suasana.Didalam kehidupan ini kitaharus bisa mengikuti burung perkutut,yaitu dengan selalu bersuara yang bagusuntuk didengar oleh oranglain, tidak selalu mengeluarkan suara yang bisamenyakiti hati orang lain’.

2.Wanito (Wanita)
Wanita secara universal melambangkan kelembutan, cinta kasih,perasaan sayang.Kita hidup didunia pastilah berada ditengah-tengah manusia dan makhluk lainnya.Kita
‘harus selalu memberikan rasakelembutan kita, cinta kasih kita dan rasa sayangkita kepada semuamakhluk ciptaan sang Maha Kuasa’.

3.Curigo (Waspada)
Didunia kita pasti tidak tahu apa yang akan terjadi pada diri kita beberapadetik, menit atau jam kedepan. Dengan sikap waspada ini maka kita diharapkanbisa selalu waspada akan gerak dan segala tingkah lakukita agar kejadian yangakan datang tidak menjadikan penderitaan pada diri kita sendiri. Curigo jugabisa diartikan dengan ‘
Eling terhadap Tuhan Yang Maha Esa, karena Beliau lah yang menciptakan masalalu, masa sekarang dan masa depan kita’.

4.Turonggo (Kuda)
Untuk dapat mengendalikan kuda disaat kita menungganginya, maka tali kendaliyang harus kita pegang erat. Dalam kehidupan pengendalian diri akan segalanafsu dan ego harus kita kendalikan. Bukan dengan mengumbar nafsu, ego danangkara murka.

5.Wismo (Rumah)
Rumah, setiap kali kita pergi pasti akan kembali kerumah. Dari sini diartikankita hidup didunia ini hanya keluar sebentar dari rumahkita yang sebenarnya,dan suatu saat pasti akan kembali ke rumahabadi kita yaitu rumah Tuhan’. Dankita selagi didunia harus tahu apa yang akan kita bawa sebagai oleh-olehuntuk-NYA agar kita lebih disayang oleh-Nya. (Ilmu Warisan Leluhur).

0 komentar:

Post a Comment